Film Suzzanna : Ajang Pembuktian Luna Maya


Siapa yang enggak kenal Suzzanna? Aktris dengan nama asli Suzzanna Martha Frederika van Osch ini adalah sosok legendaris di dunia perfilman Indonesia, khususnya di genre horor. Udah tampil di 42 judul selama berkarir di layar perak, aktris yang tutup usia di 2008 lalu ini mendapat julukan sebagai ratu horor Indonesia.

Sepuluh tahun berselang lepas kepergian sang ratu, sosok ikonis Suzzanna dibangkitkan melalui film besutan Rocky Soraya dan Anggy Umbara berjudul Suzzanna: Bernapas dalam Kubur. Diperankan oleh Luna Maya, film keluaran Soraya Intercine Films ini melakukan debut dahsyat dengan cerita dan tampilan yang memukau. Luna Maya disebut-sebut mirip dengan wujud asli Suzzanna, dan aktingnyapun dinilai totalitas dalam memainkan peran tersebut.

Film ini bercerita tentang kisah sepasang suami istri bernama Satria (Herjunot Ali) dan Suzzanna (Luna Maya) yang sudah lama menikah namun belum dikarunia keturunan. Kerinduan akan buah hati menjadi kenyataan setelah sang istri dinyatakan hamil.

Konflik dimulai, pada saat Satria sebagai salah satu petinggi di pabrik manufaktur dihadapkan dengan tuntutan kenaikan gaji dari anak buahnya, Jonal (Verdi Solaiman) dan Umar (Teuku Rifnu Wikana). Beralasan bahwa belum lama ini sudah memberikan gaji, Satria mementahkan permintaan dua anak buahnya ini.

Terdesak dalam hal keuangan, Jonal mengusulkan kepada Umar, Gino (Kiki Narendra) dan Dudun (Alex Abbad) untuk merampok rumah Satria, karena dia akan dinas ke Jepang selama beberapa hari. Rencana dilancarkan, semua berjalan lancar, sampai akhirnya aksi mereka tepergok oleh Suzzanna. Rencana perampokan berubah menjadi pembunuhan Suzzanna.

Panik dan ketakutan, empat sekawan tadi akhirnya memutuskan untuk mengubur mayat perempuan nahas ini di halaman rumahnya sendiri. Ini adalah asal mula perubahan Suzzanna menjadi sundel bolong. Mitos menyebutkan bahwa seorang ibu yang meninggal dalam keadaan mengandung akan berubah menjadi Sundel Bolong.

Mengusung misi balas dendam, Suzzanna yang tadinya lemah lembut berubah menjadi makhluk astral yang brutal.

Enggak Menyeramkan, tapi Sukses Memberikan Pengalaman Nonton yang Dahsyat

Di film ini, Suzzanna memang menjadi fokus utama. Konflik yang udah dibuat dengan baik, sukses membuat penonton penasaran akan aksi yang dilakukan oleh Suzzanna. Kalau ditilik, Suzzanna: Bernapas dalam Kubur menitikberatkan pada sisi dramanya. Horor yang tersaji, walaupun digarap dengan total, belum bisa memberikan efek seram yang dahsyat.

Dibandingkan dengan keseraman yang dibangun, aksi menegangkan lebih terasa ketika banyak adegan sadis dan brutal yang menimpa para pemeran antagonis.

Tapi enggak melulu dihajar dengan aksi menegangkan, lo juga akan dibikin terbahak-bahak melihat ulah trio pembantu di rumah Suzzanna. Mia (Asri Welas), Rojali (Opie Kumis) dan Tohir (Ence Bagus) berpadu apik dalam menyajikan komedi segar.

Ajang Pembuktian Luna Maya

Dalam memerankan sosok legendaris, Luna Maya membuktikan diri sebagai aktris papan atas dengan akting prima. Setiap gerak-gerik, mimik tanpa ekspresi yang menjadi ciri khas sang legenda sukses ditampilkan dengan sempurna oleh aktris berusia 35 tahun ini. Luna Maya berhasil bertransformasi menjadi sang legenda horor Indonesia. Dari awalnya menjadi istri yang terkesan lemah, Maya tampil memesona saat menebar teror sebagai sundel bolong.

Herjunot Ali juga enggak kalah memukau dalam memerankan sosok suami yang sangat sayang terhadap istrinya. Kesedihan dan penyesalan tergambar jelas ketika menguak liang kubur sang istri. Meratapi sambil memeluk jasad yang udah terbujur kaku, akting brilian dari aktor berusia 33 tahun ini sukses bikin simpati.

Totalitas Rocky dan Anggy

Genre horor memang menjadi makanan sehari-hari buat Rocky, putra dari Ram Soraya ini udah menggarap beberapa film penuh atmosfer mengerikan seperti The Doll (2016), The Doll 2(2017) dan Sabrina (2018). Dibantu oleh Anggy Umbara, sutradara dari Warkop DKI Rebornyang menjadi film tersukses sepanjang masa ini memberikan sentuhan aksi nan menegangkan serta elemen komedi yang meringankan suasana.

Film horor yang tayang sejak 15 November 2018 sukses menduduki posisi nomor satu di Box Office Indonesia, dan telah ditonton sebanyak 2,6 juta orang.

Di film ini, Rocky dan Anggy menempatkan Suzzanna sebagai korban sekaligus jagoan, enggak bikin ngeri, malah penonton dibuat mengamini aksi brutal dan sadis Suzanna dalam misi balas dendamnya.

Source : https://www.kincir.com/movie/cinema/review-suzanna-bernapas-dalam-kubur-2018

Film

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *